Jumat, 21 November 2014

cerpen tentang kesehatan

                                          
                         
                               SHE DO NOT NEED A MEDICINE
                                                    BUT SHE NEED A TEST PACK


                         (DIA GAK BUTUH OBAT , TAPI DIA BUTUH TEST PACK)
  Kepindahan Tania ke kota metropolitan terbesar di Asia Tenggara atau urutan kedua di dunia itu  membuat dirinya bergidik heran , melihat keperibadian berbagai rupa yang jarang terdapat didaerah tempat dia berasal. Dapat dikatakan alasan mengapa kedua kaki Tania mendarat di ibukota dengan monument yang dikenal khalayak banyak yaitu monas yang faktanya adalah Jakarta dan tentunya dengan udara yang selalu dikelilingi oleh asap kendaraan!! Sangat kecil kemungkinan kau dapat menghirup udara segar yang menyehatkan . Berbanding terbalik dengan daerah tempat dia berasal  meski dari matahari terbit hingga terbenam jika kau  ingin mencarinya di peta  kau tidak akan pernah menemukannya. Tapi yakinlah jika kau berada disana bisa dijamin kehidupanmu sedikit lebih aman dengan terhindarnya tindakan kriminal yang marak terjadi dijaman yang penuh teknologi seperti sekarang ini. Alasannya itu adalah untuk menjunjung tinggi sebuah cita-cita demi masa depan , juga untuk memberikan sebuah hadiah kecil ataupun kabar gembira kepada kedua orangtua Tania yang sangat ia bangggakan setelah dia mendapat sebuah pekerjaan demi menghargai kerja keras mereka sehngga Tania dapat berkuliah disalah satu Universitas swasta terpilih , terkenal dengan sebutan Nusa Bangsa.

              Kringggg… kringgggg… kringggggg…
    Suara alarm jam weker membuat Tania terbangun dari tidur lelapya. Diraihnya jam weker tersebut kemudian dimatikannya. Dia melihat ternyata jam weker tersebut telah menunjukkan pukul 10:00 am.  Matahari pagipun bersinar memasuki celah jendelanya kamar Tania. Tania membuka jendela kamarnya , semakin cerah jendela yang masuk. Seolah-olah sinar mataharitersebut mengejek dirinya karena telat bangun di hari pertamanya bermalam di Jakarta. “oh great, badanku masih tersa pegal setelah perjalanan kemarin” gerutunya dalam hati. Tania beranjak dari bed-nya . dia menyeruput air putih. Sangat lega setelah menghilangkan dahaga yang melanda kerongkongannya. Meminum airputih di pagi hari baik untuk memperlancar pencernaan dan menambah kecantikan alami juga untuk meningkatkan kesuburan.
       Dia merasa kesepian disaat jauh dari kedua orangtua dengan keluarga yang sengat disayanginya. Tidak pernah sekalipun terlintas dikepalanya untuk tinggal sendiri di kota metropolitan ini, tapi apa yang dapat dia perbuat?
       Suara lantunan lagu “As Long As you Love Me” dari artis favoritnya yang mana semua orang yang hidup didunia ini kebanyakan pernah mendengar namanya walau ada yang tidak mengenali wajahnya. Siapa lagi kalu bukan “Justin Bieber” ! deringan tersebut membuyarkan lamunannya. Tania meraih ponselnya , tertera di screen iphone kesayangannya itu ternyata telepon dari ibunya tercinta. “hallo ma” ucapnya membuka percakapan diantara mereka. “Tania kamu sudah sampai nak?”  terdengar suara perempuan paruh baya yang sangat dicintainya itu, “Alhamdulillah ma tania mendarat dengan selamat” jawabnya. “bagaimana dengan keadaan disana? Enak?” tanya ibu Tania . “iyakah? Tania belum sempat keluar ma” jawabnya. “kamu baik-baik disana ya sayang , jaga kesehatan, dan jangan lupa tetap tawakkal , jangan lupa sholat dan berdoa” nasehat mama.  “oke ma sip” jawab Tania singkat. “jangan keluyuran!” terdengar suara laki-laki yang selama ini adalah ayahnya yang sangat dia banggakan . Mendengar perintah tersebut membuat Tania memutar bola mata hazelnya .  “sudah dulu ya sayang belajar yang baik” percakapan diantara mereka terputus. “huftt” dia mendesah dan kembali menuju singgasananya.  Aplagi kalu bukan tempat tidur yang selalu menyamankan setiap orang yang butuh perstirahatan. 
                                          * * * * *
   
              Dengan semangat Tania melangkahkan kakinya menuju jalan kesuksesan, tidak terlepas dengan senyum sumringah di wajah.  “ universitas Nusa Bangsa I’m coming” teriaknya sambil berlari memasuki gerbang . Disaat kakinya telah melewati seperempat gerbang terlihat banyak mobil sport beragam model dan merek . Universitas ini memang terkenal untuk orang-orang berada.

      “woy kampreeet, minggir lo” teriak sekelompotan genk perempuan dari dalam mobil Lamborghini gold . tinnn…tinnnnn…tinnnnnnn … bunyi suara klakson dari Lamborghini gold tersebut menarik perhatian seluruh penghuni jalan yang melatari kampus NB ini. Dalam keadaan tersentak semua orang menepi. Dalam  hitungan detik juga  seluruh perhatian tertuju kepada penghuni mobil yang tidak ternilai harganya itu.
      Genk Lamborghini keluar dari sarangnya, mereka terdri dari 4 orang. “apa loe semua lihat-lihat?” teriak seorang cewek berambut blonde, semua orang juga akan segera langsung tahu bahwa dia adalah ketua dari genk Lamborghini tersebut. Mereka-para genk Lamborghini masuk kedalam kampus setelah memarkirkan mobilnya dengan sangat hati-hati. Semua orang berbisik mengenai mereka .
                                                         * * * *
     Memasuki kelas baru , suasana saling tidak mengenal membuat kelas tersebut hening seperti kuburan. Tania tidak memperdulikan siapa saja orang yang berada disekelilingnya,dia terhanyut dalam bacaan novelnya yang baru saja dibelinya kemarin.
      GDEBAKKK!!! “minggir loe gue mau disini” suara teriakan yang sangat familiar itu membuat Tania tersentak dan mengalihkan perhatiannya dari bacaannya. “disana masih banyak bangku yang kosong” ucap sipemilik bangku. “ hellowww gue maunya disini” teriaknya lagi. “gue sasha , gak ada yang boleh membantah omongan gue, loe gak tau gue disini siapa? Gue donator dikampus ini dalam hembusan angin sedetikpun loe bisa aja angkat kaki dari kampus ini” sambungnya. Mendengar peringatan tersebut sipemilik  bangku dalam keadaan terpaksa pindah kebangku lainnya. Ketiga teman gadis berambut blonde tersebut duduk dengan tawa dimulut mereka.
            Tania merasa iba dengan sipemilik bangku yang sebelumnya! Terlihat rasa takut dari raut wajahnya. Jam pelajaran pertama selesai , semua penghuni kelas beranjak kekantin , para kelompotan genk Lamborghini juga tentunya. Cacing diperut Tania meronta-ronta untuk diberi makan. Tania sebagai ibu dari sicacing dengan segera mencarikan makanan untuk mereka. Tania melihat seluruh makanan yang ada dikantin tersebut melambai-lambai kepadanya , mereka memanggil Tania untuk dimakan segera.
   “gue boleh duduk disini?” mendengar suara tersebut Tania berhenti melahap makanan yang tadi dibelinya. “oh silahkan” jawabnya kehadapan sipemilik suara tersebut, ternyata dia adalah seseorang yang dibully oleh perempuan dengan berembut blonde tadi . “gue Jasmine” ucapnya sambil mengulurkan tangannya kepada Tania. “ Tania” jawabnya dengan membalas jabat tangannya. “gue benci banget sama sasha and the genk, meski mereka senior disini jadi seenak jidat mereka saja” ungkap jasmine sambil melahap hamburgernya seolah-olah dia membayangkan hamburger tersebut adalah sasha. “senior?” Tania mengkerutkan kedua alisnya menunjukkan bahwa dia tidak mengerti apa yang barusan dibicarakan jasmine. “Loe gak tau ya , kalau mereka itu gak naik ketingkat 2 ?” tanyanya . Tania hanya menggelengkan kepala. “sebenarnya mereka mau di Drop out dari sini tapi karena uang bapak mereka triliunan jadi mereka masih bisa berkeliaran dikampus ini.” Urai jasmine . “Dia Sasha,Nadya,Natashia,Jerish selalu saja melakuka hal sesuka hati mereka seperti ngebully,menghilangkan keperawanan orang dan macam lainnya.” Ungkap jasmine . “menghilangkan keperawanan orang? Maksudnya?” sumpah Tania sangat bingung sekali dari tadi. “ya mereka mencari seseorang yang butuh uang dan menjualkan yang masih perawan kepada siapapun yang menginginkan, begitu juga dengan yang sudah tidak perawan , yang penting siapa saja yang membutuhkan uang”. Terang jasmine secara detail. “kenapa loe begitu tau banyak tentang mereka?” semenjak tinggal di Jakarta ini gaya bahasa Tania terikut dengan mereka memakai gue-elo. “Tahun lalu ada tetangga gue yang baru  wisuda dari universitas ini, semua orang yang mengenal sasha and the genk pasti akan tahu bagaimana mereka.” Terangnya.

      Sasha and the genk menuju arah meja yang kami duduki. “ups sorry, gue gak ngelihat ada orang disini”! ujar sasha setelah menumpahkan jus mango kebaju jasmine. “jadi elo ngeliat hantu gitu?” balas jasmine “oou,ou,ouuuu kemajuan kali ini anak” ucapnya sambil melirik ke arah teman-temannya. “enaknya kita apain nih?” sambungnya. “siram aja lagi” teriak Nadya , salah satu teman Sasha. “bener jug aloe, nih rasain tuh” Sasha kembali menumpahkan segelas air ke atas kepala Jasmine. “Haa Haa Haa” mereka sasha and the genk tertawa terbahak-bahak. Terlihat perasaan senang akan hal tersebut pada diri mereka. Ternyata masih ada orang sekejam dirinya didunia ini, perbuatan yang biasanya dilihat Tania melalu televisi terjadi dikeduniaan nyata. Jasmine ingin sekali membalas perbuatan mereka. Merah wajah yang bergejolak tampak dari wajahnya tidak dapat dia ungkapkan, dia lebih baik diam . Tania tidak tahan membiarkan kejadian itu berlangsung,apalagi itu tepat dihadapan kedua matanya.  “ apa loe semua puas setelah melakukan ini semua?” suara Tania tenang menghanyutkan. “ow,oww tampaknya ada satu korban lagi nih guys” ujar sasha kepada teman-temannya . Begitu banyak pasang mata yang melihat kejadian tersebut, seolah ini adalah sebuah drama series terbaru yang baru keluar ditahun 2014 ini. Mereka begitu sangat menikmati alur ceritanya. SERIOUSLY!!!!!

  “Ada apa ini ramai-ramai begini? What is going on?” tanya dosen bahasa inggris yang dikenal dengan sebutan madam bellina.
owh,not,nothing madam! Everything is allright ,and if there’s something happens it will be clear early and everythings gonna be allright” jawab Jerish mantap seolah disana tidak terjadi apa-apa. “I can’t believe it , if I don’t see that! Let me go!” ucap madam bellina . Dengan terpaksa Jerish tidak dapat menghalangi tujuan madam Bellina. Jerish sangat panik. Mereka akan ketahuan!!
    “Happy birthday to you, happy birthday to you, happy birthday,happy birthday, happy birthday to you. Selamat ulang tahun Jasmine, wish you all the best!” ucap sasha. “terkejut ya atas ucapannya? Ha haha ,, surpriseeee!!!! Sambungnya dan diikuti oleh ketiga temannnya dengan serentak. Terlihat raut wajah tidak setuju dari mata Jasmine. Dia tidak berulang tahun pada hari ini, bukan sasha namanya jika tidak dapat berakting dengan cepat. “ oh jadi surprise ulang tahun! GO AHEAD!” ujar madam- Bellina dan pergi meninggalkan TKP. Jasmine hanya diam! Sasha mengeluarkan senyum jahatnya. “ gue gak ulang tahun hari ini” seru jasmine sambil memberikan tatapan marah. “oh, that’s true. Siapa bilang loe ulang tahun hari inidan gue gak peduli kapanpun hari loe terlahir kedunia yang sungguh kejam  ini.”
   Sasha menatap kepadaku , “tunggu giliran loe” dia memperingati sambil berjak pergi. Ketiga temannya mengikuti. Tania hanya diam saja tidakpeduli apa yang nenek sihir itu katakan.

      Jam kuliah telah selesai . semua orang bersiap ketempat tujuan mereka .  Disaat perjalanan menuju ke kos, Tania diserempet oleh sebuah mobil hingga membuat dia terjatuh dan terluka . Tania merintih kesakitan . Memang tidak begitu parah tapi itu sangat terasa perih olehnya sehingga dia tidak dapat berjalan secara normal. Pelakunya siapa? Dapat ditebak yaitu pemilik mobil Lamborghini gold. “rasain loe” teriak sasha sambil mengeluarkan lidahnya tanda mengejek , Lamborghini tersebut melaju demikian tanpa ada rasa khawatir didalam diri mereka. Andai saja ada orang lain yang melihat itu sama saja dengan perlakuan tabrak lari. Yang mana dapat dijatuhkan hukuman dengan sanksi pidana sebagaimana diatur pada pasal 310  ayat (2), (3), (4) UU NO.22 TAHUN 2009 TENTANG LALU LINTAS DAN ANGKUTAN JALAN (UU LLAJ).
     “Loe baik-baik aja?” suara sopran mengejutkan Tania membuat dia menoleh kepada pemilik suara tersebut. Dia adalah seorang lelaki jangkung,tinggi semampai , memiliki mata coklat keemasan , dengan rambut hairflip. “gue baik-baik aja” jawabnya. “itu kaki loe berdarah, sanggup jalan gak? Sini gue bantu” ujarnya. Tania kuat! Dia bisa! Dia mencoba untuk berdiri akan tetapi dia tejatuh kemudian. Pria pemiliki suara sopran tersebut telah menopangnya , tangan kirinya memegang pinggang Tania. Mereka saling bertatapan dan Tania merasakan jantungnya berdetak lebih kencang dari keadaan normal biasanya. Berlangsung selama beberapa menit. “katanya gak kenapa-napa , udah sini naik kepunggung gue”  sebelum Tania menolak, laki-laki pemilik mata coklat keemasan itu telah menarik kedua kaki Tania dan berakhir dipunggungnya. “mereka itu siapa? Setelah membuat orang terluka begini , langsung mainlari aja.” Tanyanya.

      Dia begitu harum! Itulah yang terlintas dibenak Tania . “hey” sontaknya . Tania terkejut! “oh mereka teman satu kampusku” jawabnya. “Tapi mereka keterlaluan” timpalnya. “biarkanlah ini tidak begitu sakit kok” terang Tania. “gue Brandon” dia memperkenalkan diri. “Ta-Tania” dia tidak dapat berpikir jernih, wangi Brandon sangat mempengaruhi otaknya. “nama yang indah” seru Brandon. Selama berjalan dengan Tania digendong dipunggung Brandon mereka berdua tidak banyak berbicara lagi. “jadi loe tinggal disini?” tanya Brandon. Tidak terasa mereka telah sampai, sungguh waktu  yang begitu singkat, Tania mencibir dalam hati. “hmm yaa” jawabnya sambil tersenyum. “Kalau gitu gue pulang dulu,” ucapnya. “ehmm Brandon,” suara Tania menghentikan langkah Brandon. Mereka bertatapan, Tania sangat tidak rela melihat orang yang dicintainya---tunggu dulu!!! Mungkinkah Tania telah jatuh hati kepada seorang Brandon pemilik suara sopran itu? “Thank you” hanya kata itu saja yang dapat dikeluarkan oleh bibir mungilnya , padahal batiniahnya ingin bertanya . Apakah kau tinggal disekitar sini? Atau dimanakah tempat tinggalmu? – dapatkah kita bertemu lagi? “its okey, tadi gue kebetulan lewat dari sini, gue mah tinggal jauh dari sini, tidak dapat dipastikan”. WHAT THE???? Apa dia dapat membaca pikiran orang lain? Sungguh memalukan! Wajah Tania sekarang seperti kepiting rebus! Brandon tersenyum dan dia melangkah pergi. Setelah jejaknya menghilang Taia masuk kedalam kosannya dengan perasaan bercampur  aduk.
  Perasaan marah terhadap Sasha and the genk juga perasaan senang setelah bertemu seseorang yang telah menyihir hatinya terperangkap.

                                                * * * *
                  Malam dengan bulan yang dikelilingi oleh ribuan bintang,menemani gemerlap malam Tania. Dengan segelas cangkir kopi telah menyempurnakan suasana malam yang tidak bergema. Sementara diluar sana sekelompok genk Lamborghini melakukan kebiasaan ritual malamnya. Mencarikan seorang wanita malam untuk seseorang yag haus akan pelayanan seorang permpuan. “ada pelanggan gak?”tanya seorang perempuan yang membutuhkan uang. “ada tuh, tapi dia nyarik yang masih perawan . loe kan udah bolong” jawab Sasha mengejek. “ah elah gak ada yang lain?” tanya perempuan tersebut. “unuk saat ini belum” ujar Sasha.  “yaudah deh” dengan keadaan sesal perempuan itu pergi menuju kerumunan orang yang menari sambil memegang botol miras ditangan . Lampu kerlap-kerlip dan music DJ melengkapi suasana diskotik tersebut.
                 Malam itu adalah hari anniversary Sasha dengan pacarya Maxime. Dia melepaskan pertahanannya pada mala mini demi sang pacar yang sangat dia cintai.
                                              
                                                     * * * *

       Matahari selalu tersenyum cerah, hari ini Tania pergi kekampus seperti biasanya akan tetapi  hari ini Tania pergi dengan kaki yang dibalut oleh perban. Itu semua karena para genk Lamborghini, Tania hanya bisa bersabar, dia habnya bisa berdoa untuk dibukakanya pintu hati Sasha and the genk berubah menjadi baik.  Sepertinya permohonannya mulai dikabukan. Akhir-akhir ini Sasha and the genk jarang membully! Hanya karena mereka sering membolos. Lumayanlah buat Jasmine, dia sedikit bergairah dengan ketidak hadiran mereka dikampus tersebut. Selalu begitu yang terjadi jika mereka tidak hadir! Kampus akan selalu tenang dan dami. Akan tetapi jika meraka bertepatan hadir! Kampus akan ricuh dengan ulah mereka yang tidak habis-habisnya.
      * * * *

    Sudah 3 bulan berlangsung di kampus NB tersebut, sangat tidak terasa , padahal baru saja sepertinya kemarin Tania memasuki Universitas Nusa Bangsa.
     Tania melangkah menuju perpustakaan, sangat sepi orang yang ada disana, hanya sekitar 3 atau 5 orang.  Pintu terbuka dan segerombolan genk Lamborghini masuk.! Mereka bagaikan ZOMBIE yang haus akan darah. Semua orang berlari keluar akan kedatangan zombie! Terkecuali Tania. “hey guys satu mangsa ita disini nih” seru Sasha kepada teman-temannya. “sergap langsung dong Sha” ketus Natashia . “good idea” jawabnya. “loe semua pergi gak? Atau perbuatan loe semua yang menjualkan keperawanan orang selama ini gue bongkar!”  Tania berteriak sambil memberikan tatapan sinis kepada mereka. “pelayanan loe bilang? Sini loe!” Sasha marah dan langsung menarik rambut belakang Tania. “asal loe tahu , mereka yang sendiri yang meminta , mereka butuh uang!” ucapnya.
“tapi loe yang nawarin kemereka, loe itu sama aja sama germo” ketus Tania. Kemarahan Sasha mencapai puncak level HOT. Dia menyeret Tania kekamar mandi dibantu oleh ketiga temannya. Mereka memasukkan kepala Tania kedalam bath-up yang berisi air penuh.  Diangkat kemudian dimasukkkan lagi. Tania merasa kehilngan napas, dia sempat berfikir- apakah dia akan mati?  Tapi itu terhenti disaat dia Sasha tiba-tiba muntah . dia merasa mual. “loe kenapa Sha?” taya ketiga temannya panik. “gue gak tau tiba-tiba aja perut gue mual dan gue pengen muntah” seru Sasha. “loe harus berobat , ayo kita kerumah sakit” ajak Nadya. Tania merasa Sasha tidak sakit Karen dia tadi sebelumnya baik-baik saja--- apakah mungkin Sasha????
      “DIA GAK BUTUH OBAT! TAPI DIA BUTUH TEST PACK!!!.” Suara Tania mengheningkan suasana. “apa loe bilang? Loe bermaksud kalau gue itu hamil?” tanyanya Sasha kuatir. “kapan hari loe terakhir haid? Tanya Tania memperjelas. “gue emang belum haid 2 bulan terakhir ini”. Serunya. “loe pasti hamil! Siapa pelakunya?” tanya Tania. “Maxime, gue Cuma ngelakuin itu sama dia”  terang Sasha. “loe mintak pertanggung jawaban aja sama dia”usul Tania tenang. Sasha and the genk langsung berlari keluar. Mereka langsung pergi memberitahu Maxime. “Sayang gue hamil!” kata-kata Sasha membuat Mxime tersedat dengan minumannya.  “gak mungkin” ucap Maxime . “kita kan ML baru sekali” ujarnya lagi. “ loe kok bilang gitu sih? Jadi itu gak menutup kemungkinan untuk hamil?” tanya Sasha. “ itu gak mungkin karena gue, ya mungkin aja loe juga ML sama laki-laki lain, ya kan” ucap Maxime membela diri. “gue gak pernah ngelakuin itu selain sama elo begok!” seru Sasha geram. “jadi loe maunya apa?” tanya Maxime . “gue mau loe tanggung jawab!” tegas Sasha. “gak mungkin, gue gak mau” Maxime langsung pergi meninggalkan Sasha. “kita PUTUS!” itulah kata-kata terakhir maxime sebelum selangkah keluar tempat billiyard tersebut . untungnya disana tidak ada orang. Hanya ada mereka! “MAXIMEEEEEEEEEE….” Teriak Sasha menggelegar. “biadab loe,bangsat!!” sambungnya. Rasanya dia ingin berlari membunuh Maxime tapi ditahan oleh ketiga temannya, mereka kuatir Sasha akan bertindak diluar jangkauan akal sehatnya.
       Sasha rasanya mau gila, pikiran dan kekhawatiran akan ketahuan oleh orangtuanya membuat dia ngin menggugurkan bayi tidak berdosa yang ada dalam rahimnya .
       Dia tidak dapat berpikir jernih, yang ada dipikirannya yaitu bagaimana caranya menghilangkan cabang bayi yang ada diperutnya itu. Dia meminta bantuan ketiga temannya tapi tidak satupun yang dapat menolongnya.
   Jerish tidak bisa menemaninya ke dr. Aborsi dengan alsan kedatangan tamu dari luar negeri , padahal dia sedang asyik berduaan dengan pacarnya dirumah.
   Nadia juga tidak bisa dengan alasan ada acAra keluarga dan dia tidak dapat meniggalkan moment tesebut.
   “Natashia loe temenin gue ya ke dr. aborsi” pinta Sasha. “aduh Sha bukannya gue gak mau tapi gue lagi dilluar kota, sorry ya!”jawabnya. belum dijawab oleh Sasha koneksi langsung terputus.  “SHITTT!! Beginikah mereka disaat gue butuh pertolongan? Teman macam apa loe!”  teriaknya sambil membantingkan hpnya ke lantai. Dia  mengucapkan segala kata-kata kotor! Dia  menghancurkan seluruh isi kamarnya . Dia menangis tidak henti-hentinya.
                                               

                                            * * * *

     Para genk Lamborghini saling tertawa bersama. Tapi ada satu orang yang kurang dari mereka. “Sasha , kemana dia?” cibir Tania dalam hati. “apa arti pertemanan kalian semua hah? Gue ngasih apapun itu yang kalian butuhkan tapi disaat gue punya masalah begini kalian bisa tertawa?”  teriak Tania yang datang tiba-tiba. Mereka tersenyum jahat. “loe pikir kita selama ini sungguh-sungguh berteman sama loe? Hellowww kita juga udah muak sama sikap loe yang selalu ngebuat kita macam pembantu! Ya anggap aja apa yang loe kasih selama ini itu gaji untuk kita ya enggak?, hahahahh” Nadia mengungkapkan kekesalannya . tapi biar bagaimanapun Sasha , dia sedang dalam kesusahan tidak dapatkah mereka menolongnya?  “ayo pergi” Tania yang memiliki hati bak malaikat  menarik tangannya dan pergi dari keramaian . “sekarang loe cerita!” ucap Tania membuka percakapan. “apa? Sekarang elo juga mau balas dendam? Udah bunuh aja gue TANIA!!!” Dia tidak tau kalau maksud Tania itu baik. “gue cuma mau nolong elo!” seru Tania. “setelah apa yang gue perbuat sama loe?” tanyanya dengan air mata yang telah membasahi pipinya. Tania mengangguk. “Dia laki-laki biadab itu gak mau tanggung jawab! Dia bilang kalau anak yang diperu gue ini bukan darah dagingnya. Gue itu gak pernah ML selain sama dia saat anniversary kami” Ungkapnya. Dia terisak menyambungkan “gue juga ditipu sama Jerish, Nadia, Natashia. Dan gue juga bakal buat orangtua gue marah besar dankecewa sama gue. “sebelum semua ini terjadi loe pernah mikirin gak akibat kedepannya?” Tanya Tania. “gue gak pernah mikirin, gue hanya merasa yang penting gue happy.” Ujarnya. “makanya sebelum ngelakuin sesuatu itu dipikirin dulu, udah terjadi loe baru nyesel kan? Penyesalan itu selalu datang terlambat! Jadi loe mau ngapain itu bayi? Tanya Tania. “gue mau gugurin ini bayi, loe bantu gue ya Tan, please Cuma loe yang mau nolongin gue” pinta Sasha
    “apa? Loe gila ya? Itutuh haram hukumnya. Loe pikir-pikir dulu deh” ketus Tania. “tekad gue itu bulat Tan . sekarang gue minta tolong sama loe buat nyarik dokter yang bisa ngelakuin itu” ujarnya. “gue gak bisa Sha,gue takut dosa” seru Tania.  “loe jangan ngegugurin itu bayi,loe jujur aja sama orangtua  loe, dan besarin tuh bayi pasti orang tua loe pastinya marah,awalnya! Tapi orang tua loe itubsayang sama loe dan mungkin mereka bakal nerima itu semua pada akhirnya! Gue bakalan mencoba bicara sama orangtua loe” tegas Tania.
    Setelah jujur orangtua Sasha pada awalnya tentu marah, dan sangat kecewa. Tapi akhirnya mereka menerimanya karena mau tidak mau itu adalah cucu mereka. Orangtuanya tidak tega jika mengetahui cucunya harus mati yang mana tentunya akan membahayakan pada diri Sasha sendiri. Tidak jarang orang yang melakukan aborsi tidak dapat bertahan hidup.
     Sudah satu minggu berlalu setelah diberitahu kepada orang tuanya.

                                              * * * *

     Dinding-pun dapat berbicara. Kabar tentang kehamilan Sasha beredar dikampus. Lagi-lagi direktorat ataupun rektor dikampus tidak dapat melakukan apa-apa karena telah disuap oleh uang bapak Sasha. Bumi itu berputar! Sasha yang dulunya sering membully dan menjudge orang sekarang dia yang dibully oleh banyak orang. Jasmine sebenarnya sangat marah kepada Sasha akan tetapi  sekarang dialah salah satu penyemanngat Sasha.
                                                * * * *
      Dua minggu kemudian terdengar kabar bahwa Sasha telah meninggal dunia. Ternyata Shasa yang tidak tahan akan bullyan orang-orang dikampus tidak mengurungkan niatnya untuk melakukan aborsi.  Pada saat malam sebelum kematiannya Sasha peergi ke dr. aborsi ! Karena tubuhnya yang lemah  dia tidak berhasil dalam melakukan aborsinya dan berujung dengan kematian.
     Kedua orang tua Sasha sangat sedih akan kehilangan anak satu-satunya yang sangat mereka cintai,. Itulah akibat dari seseorang yang tidak dapat menahan diri dari sebuah nafsu. Jauhilah selalu yang dapat membahayakan diri kita. Tetap bertaqwa kepada sang pencipta dan tinggalkan seluruh larangan-Nya.
                                                  * * * *
      Setelah satu minggu kematian Sasha suasana kampus kembali tenang.  Jerish, Nadia,Natashia- di drop out atas perlakuan mereka selama ini . Tidak ada yang dapat menolong mereka lagi. Dulunya ada Sasha dengan uang bapaknya yang triliunan , sekarang sudah tidak ada lagi.
   

   Sebelum keluar mereka meminta maaf atas segala perbuatan mereka. Terutama pada Jasmine , mereka pergi setelah melakukan salam perpisahan. Sekarang universitas Nusa Bangsa dalamkeadaan tentram dan damai.
  

                                                   * * * *

       Ada seseorag yang sangat ingin ditemui oleh Tania. Tapi dia tidak pernah lagi melihatnya hingga saat pertama kali bertemu dengannya. BRANDON!!! Sayang sekali ! seseorang yang sangat baik namun tidak dapat lagi ditemuinya. Andai saja dia dipertemukan dengannya sekali lagi saja. Mungkin itu akan menjadi hari yang sangat berarti baginya.
       Mungkinkah dia adalah seorang malaikat penolong untuk Tania?

                                             THE AND