SHE DO NOT NEED A MEDICINE
BUT SHE NEED A TEST PACK
(DIA
GAK BUTUH OBAT , TAPI DIA BUTUH TEST PACK)
Kepindahan Tania ke kota
metropolitan terbesar di Asia Tenggara atau urutan kedua di dunia itu membuat dirinya bergidik heran , melihat
keperibadian berbagai rupa yang jarang terdapat didaerah tempat dia berasal.
Dapat dikatakan alasan mengapa kedua kaki Tania mendarat di ibukota dengan
monument yang dikenal khalayak banyak yaitu monas yang faktanya adalah Jakarta
dan tentunya dengan udara yang selalu dikelilingi oleh asap kendaraan!! Sangat
kecil kemungkinan kau dapat menghirup udara segar yang menyehatkan . Berbanding
terbalik dengan daerah tempat dia berasal meski dari matahari terbit hingga terbenam
jika kau ingin mencarinya di peta kau tidak akan pernah menemukannya. Tapi
yakinlah jika kau berada disana bisa dijamin kehidupanmu sedikit lebih aman
dengan terhindarnya tindakan kriminal yang marak terjadi dijaman yang penuh
teknologi seperti sekarang ini. Alasannya itu adalah untuk menjunjung tinggi
sebuah cita-cita demi masa depan , juga untuk memberikan sebuah hadiah kecil
ataupun kabar gembira kepada kedua orangtua Tania yang sangat ia bangggakan
setelah dia mendapat sebuah pekerjaan demi menghargai kerja keras mereka
sehngga Tania dapat berkuliah disalah satu Universitas swasta terpilih ,
terkenal dengan sebutan Nusa Bangsa.
Kringggg… kringgggg… kringggggg…
Suara
alarm jam weker membuat Tania terbangun dari tidur lelapya. Diraihnya jam weker
tersebut kemudian dimatikannya. Dia melihat ternyata jam weker tersebut telah
menunjukkan pukul 10:00 am. Matahari
pagipun bersinar memasuki celah jendelanya kamar Tania. Tania membuka jendela
kamarnya , semakin cerah jendela yang masuk. Seolah-olah sinar mataharitersebut
mengejek dirinya karena telat bangun di hari pertamanya bermalam di Jakarta. “oh great, badanku masih tersa pegal setelah
perjalanan kemarin” gerutunya dalam hati. Tania beranjak dari bed-nya . dia
menyeruput air putih. Sangat lega setelah menghilangkan dahaga yang melanda
kerongkongannya. Meminum airputih di pagi hari baik untuk memperlancar
pencernaan dan menambah kecantikan alami juga untuk meningkatkan kesuburan.
Dia
merasa kesepian disaat jauh dari kedua orangtua dengan keluarga yang sengat
disayanginya. Tidak pernah sekalipun terlintas dikepalanya untuk tinggal
sendiri di kota metropolitan ini, tapi apa yang dapat dia perbuat?
Suara lantunan lagu “As Long As you Love
Me” dari artis favoritnya yang mana semua orang yang hidup didunia ini kebanyakan
pernah mendengar namanya walau ada yang tidak mengenali wajahnya. Siapa lagi
kalu bukan “Justin Bieber” ! deringan tersebut membuyarkan lamunannya. Tania
meraih ponselnya , tertera di screen iphone kesayangannya itu ternyata telepon
dari ibunya tercinta. “hallo ma”
ucapnya membuka percakapan diantara mereka. “Tania kamu sudah sampai nak?” terdengar suara perempuan paruh baya yang sangat
dicintainya itu, “Alhamdulillah ma tania
mendarat dengan selamat” jawabnya. “bagaimana
dengan keadaan disana? Enak?” tanya ibu Tania . “iyakah? Tania belum sempat keluar ma” jawabnya. “kamu baik-baik disana ya sayang , jaga
kesehatan, dan jangan lupa tetap
tawakkal , jangan lupa sholat dan berdoa” nasehat mama. “oke ma
sip” jawab Tania singkat. “jangan
keluyuran!” terdengar suara laki-laki yang selama ini adalah ayahnya yang
sangat dia banggakan . Mendengar perintah tersebut membuat Tania memutar bola
mata hazelnya . “sudah dulu ya sayang belajar yang baik” percakapan diantara mereka
terputus. “huftt” dia mendesah dan
kembali menuju singgasananya. Aplagi
kalu bukan tempat tidur yang selalu menyamankan setiap orang yang butuh
perstirahatan.
* * * * *
Dengan
semangat Tania melangkahkan kakinya menuju jalan kesuksesan, tidak terlepas
dengan senyum sumringah di wajah. “ universitas Nusa Bangsa I’m coming”
teriaknya sambil berlari memasuki gerbang . Disaat kakinya telah melewati seperempat
gerbang terlihat banyak mobil sport beragam model dan merek . Universitas ini
memang terkenal untuk orang-orang berada.
“woy
kampreeet, minggir lo” teriak sekelompotan genk perempuan dari dalam mobil
Lamborghini gold . tinnn…tinnnnn…tinnnnnnn … bunyi suara klakson dari
Lamborghini gold tersebut menarik perhatian seluruh penghuni jalan yang
melatari kampus NB ini. Dalam keadaan tersentak semua orang menepi. Dalam hitungan detik juga seluruh perhatian tertuju kepada penghuni
mobil yang tidak ternilai harganya itu.
Genk Lamborghini keluar dari sarangnya,
mereka terdri dari 4 orang. “apa loe semua
lihat-lihat?” teriak seorang cewek berambut blonde, semua orang juga akan
segera langsung tahu bahwa dia adalah ketua dari genk Lamborghini tersebut.
Mereka-para genk Lamborghini masuk kedalam kampus setelah memarkirkan mobilnya
dengan sangat hati-hati. Semua orang berbisik mengenai mereka .
* * * *
Memasuki kelas baru , suasana saling tidak
mengenal membuat kelas tersebut hening seperti kuburan. Tania tidak
memperdulikan siapa saja orang yang berada disekelilingnya,dia terhanyut dalam
bacaan novelnya yang baru saja dibelinya kemarin.
GDEBAKKK!!! “minggir loe gue mau disini” suara teriakan yang sangat familiar
itu membuat Tania tersentak dan mengalihkan perhatiannya dari bacaannya. “disana masih banyak bangku yang kosong”
ucap sipemilik bangku. “ hellowww gue
maunya disini” teriaknya lagi. “gue sasha , gak ada yang boleh membantah
omongan gue, loe gak tau gue disini siapa? Gue donator dikampus ini dalam
hembusan angin sedetikpun loe bisa aja angkat kaki dari kampus ini” sambungnya.
Mendengar peringatan tersebut sipemilik bangku dalam keadaan terpaksa pindah kebangku
lainnya. Ketiga teman gadis berambut blonde tersebut duduk dengan tawa dimulut
mereka.
Tania merasa iba dengan sipemilik
bangku yang sebelumnya! Terlihat rasa takut dari raut wajahnya. Jam pelajaran
pertama selesai , semua penghuni kelas beranjak kekantin , para kelompotan genk
Lamborghini juga tentunya. Cacing diperut Tania meronta-ronta untuk diberi
makan. Tania sebagai ibu dari sicacing dengan segera mencarikan makanan untuk
mereka. Tania melihat seluruh makanan yang ada dikantin tersebut melambai-lambai
kepadanya , mereka memanggil Tania untuk dimakan segera.
“gue
boleh duduk disini?” mendengar suara tersebut Tania berhenti melahap
makanan yang tadi dibelinya. “oh
silahkan” jawabnya kehadapan sipemilik suara tersebut, ternyata dia adalah
seseorang yang dibully oleh perempuan dengan berembut blonde tadi . “gue Jasmine” ucapnya sambil mengulurkan
tangannya kepada Tania. “ Tania” jawabnya
dengan membalas jabat tangannya. “gue
benci banget sama sasha and the genk, meski mereka senior disini jadi seenak
jidat mereka saja” ungkap jasmine sambil melahap hamburgernya seolah-olah
dia membayangkan hamburger tersebut adalah sasha. “senior?” Tania mengkerutkan kedua alisnya menunjukkan bahwa dia
tidak mengerti apa yang barusan dibicarakan jasmine. “Loe gak tau ya , kalau mereka itu gak naik ketingkat 2 ?” tanyanya
. Tania hanya menggelengkan kepala. “sebenarnya
mereka mau di Drop out dari sini tapi karena uang bapak mereka triliunan jadi
mereka masih bisa berkeliaran dikampus ini.” Urai jasmine . “Dia Sasha,Nadya,Natashia,Jerish selalu saja
melakuka hal sesuka hati mereka seperti ngebully,menghilangkan keperawanan
orang dan macam lainnya.” Ungkap jasmine . “menghilangkan keperawanan orang? Maksudnya?” sumpah Tania sangat
bingung sekali dari tadi. “ya mereka
mencari seseorang yang butuh uang dan menjualkan yang masih perawan kepada
siapapun yang menginginkan, begitu juga dengan yang sudah tidak perawan , yang
penting siapa saja yang membutuhkan uang”. Terang jasmine secara detail. “kenapa loe begitu tau banyak tentang mereka?”
semenjak tinggal di Jakarta ini gaya bahasa Tania terikut dengan mereka memakai
gue-elo. “Tahun lalu ada tetangga gue
yang baru wisuda dari universitas ini,
semua orang yang mengenal sasha and the genk pasti akan tahu bagaimana mereka.”
Terangnya.
Sasha
and the genk menuju arah meja yang kami duduki. “ups sorry, gue gak ngelihat ada orang disini”! ujar sasha setelah
menumpahkan jus mango kebaju jasmine. “jadi
elo ngeliat hantu gitu?” balas jasmine “oou,ou,ouuuu
kemajuan kali ini anak” ucapnya sambil melirik ke arah teman-temannya. “enaknya kita apain nih?” sambungnya. “siram aja lagi” teriak Nadya , salah
satu teman Sasha. “bener jug aloe, nih
rasain tuh” Sasha kembali menumpahkan segelas air ke atas kepala Jasmine. “Haa Haa Haa” mereka sasha and the genk
tertawa terbahak-bahak. Terlihat perasaan senang akan hal tersebut pada diri
mereka. Ternyata masih ada orang sekejam dirinya didunia ini, perbuatan yang
biasanya dilihat Tania melalu televisi terjadi dikeduniaan nyata. Jasmine ingin
sekali membalas perbuatan mereka. Merah wajah yang bergejolak tampak dari
wajahnya tidak dapat dia ungkapkan, dia lebih baik diam . Tania tidak tahan
membiarkan kejadian itu berlangsung,apalagi itu tepat dihadapan kedua
matanya. “ apa loe semua puas setelah melakukan ini semua?” suara Tania tenang
menghanyutkan. “ow,oww tampaknya ada satu
korban lagi nih guys” ujar sasha kepada teman-temannya . Begitu banyak
pasang mata yang melihat kejadian tersebut, seolah ini adalah sebuah drama
series terbaru yang baru keluar ditahun 2014 ini. Mereka begitu sangat
menikmati alur ceritanya. SERIOUSLY!!!!!
“Ada
apa ini ramai-ramai begini? What is going on?” tanya dosen bahasa inggris
yang dikenal dengan sebutan madam bellina.
“owh,not,nothing madam! Everything is
allright ,and if there’s something happens it will be clear early and
everythings gonna be allright” jawab Jerish mantap seolah disana tidak
terjadi apa-apa. “I can’t believe it , if
I don’t see that! Let me go!” ucap madam bellina . Dengan terpaksa Jerish
tidak dapat menghalangi tujuan madam Bellina. Jerish sangat panik. Mereka akan
ketahuan!!
“Happy
birthday to you, happy birthday to you, happy birthday,happy birthday, happy
birthday to you. Selamat ulang tahun Jasmine, wish you all the best!” ucap
sasha. “terkejut ya atas ucapannya? Ha
haha ,, surpriseeee!!!! Sambungnya dan diikuti oleh ketiga temannnya dengan
serentak. Terlihat raut wajah tidak setuju dari mata Jasmine. Dia tidak
berulang tahun pada hari ini, bukan sasha namanya jika tidak dapat berakting
dengan cepat. “ oh jadi surprise ulang
tahun! GO AHEAD!” ujar madam- Bellina dan pergi meninggalkan TKP. Jasmine
hanya diam! Sasha mengeluarkan senyum jahatnya. “ gue gak ulang tahun hari ini” seru jasmine sambil memberikan
tatapan marah. “oh, that’s true. Siapa
bilang loe ulang tahun hari inidan gue gak peduli kapanpun hari loe terlahir kedunia
yang sungguh kejam ini.”
Sasha menatap kepadaku , “tunggu giliran loe” dia memperingati
sambil berjak pergi. Ketiga temannya mengikuti. Tania hanya diam saja
tidakpeduli apa yang nenek sihir itu katakan.
Jam kuliah telah selesai . semua orang
bersiap ketempat tujuan mereka . Disaat
perjalanan menuju ke kos, Tania diserempet oleh sebuah mobil hingga membuat dia
terjatuh dan terluka . Tania merintih kesakitan . Memang tidak begitu parah
tapi itu sangat terasa perih olehnya sehingga dia tidak dapat berjalan secara
normal. Pelakunya siapa? Dapat ditebak yaitu pemilik mobil Lamborghini gold. “rasain loe” teriak sasha sambil
mengeluarkan lidahnya tanda mengejek , Lamborghini tersebut melaju demikian
tanpa ada rasa khawatir didalam diri mereka. Andai saja ada orang lain yang
melihat itu sama saja dengan perlakuan tabrak lari. Yang mana dapat dijatuhkan
hukuman dengan sanksi pidana sebagaimana diatur pada pasal 310 ayat (2), (3), (4) UU NO.22 TAHUN 2009
TENTANG LALU LINTAS DAN ANGKUTAN JALAN (UU LLAJ).
“Loe
baik-baik aja?” suara sopran mengejutkan Tania membuat dia menoleh kepada
pemilik suara tersebut. Dia adalah seorang lelaki jangkung,tinggi semampai ,
memiliki mata coklat keemasan , dengan rambut hairflip. “gue baik-baik aja” jawabnya. “itu
kaki loe berdarah, sanggup jalan gak? Sini gue bantu” ujarnya. Tania kuat!
Dia bisa! Dia mencoba untuk berdiri akan tetapi dia tejatuh kemudian. Pria
pemiliki suara sopran tersebut telah menopangnya , tangan kirinya memegang
pinggang Tania. Mereka saling bertatapan dan Tania merasakan jantungnya
berdetak lebih kencang dari keadaan normal biasanya. Berlangsung selama
beberapa menit. “katanya gak kenapa-napa
, udah sini naik kepunggung gue”
sebelum Tania menolak, laki-laki pemilik mata coklat keemasan itu telah
menarik kedua kaki Tania dan berakhir dipunggungnya. “mereka itu siapa? Setelah
membuat orang terluka begini , langsung mainlari aja.” Tanyanya.
Dia begitu harum! Itulah yang terlintas
dibenak Tania . “hey” sontaknya . Tania terkejut! “oh mereka teman satu
kampusku” jawabnya. “Tapi mereka keterlaluan” timpalnya. “biarkanlah ini tidak
begitu sakit kok” terang Tania. “gue Brandon” dia memperkenalkan diri.
“Ta-Tania” dia tidak dapat berpikir jernih, wangi Brandon sangat mempengaruhi
otaknya. “nama yang indah” seru Brandon. Selama berjalan dengan Tania digendong
dipunggung Brandon mereka berdua tidak banyak berbicara lagi. “jadi loe tinggal
disini?” tanya Brandon. Tidak terasa mereka telah sampai, sungguh waktu yang begitu singkat, Tania mencibir dalam
hati. “hmm yaa” jawabnya sambil tersenyum. “Kalau gitu gue pulang dulu,”
ucapnya. “ehmm Brandon,” suara Tania menghentikan langkah Brandon. Mereka
bertatapan, Tania sangat tidak rela melihat orang yang dicintainya---tunggu
dulu!!! Mungkinkah Tania telah jatuh hati kepada seorang Brandon pemilik suara sopran
itu? “Thank you” hanya kata itu saja yang dapat dikeluarkan oleh bibir
mungilnya , padahal batiniahnya ingin bertanya . Apakah kau tinggal disekitar
sini? Atau dimanakah tempat tinggalmu? – dapatkah kita bertemu lagi? “its okey,
tadi gue kebetulan lewat dari sini, gue mah tinggal jauh dari sini, tidak dapat
dipastikan”. WHAT THE???? Apa dia dapat membaca pikiran orang lain? Sungguh
memalukan! Wajah Tania sekarang seperti kepiting rebus! Brandon tersenyum dan
dia melangkah pergi. Setelah jejaknya menghilang Taia masuk kedalam kosannya
dengan perasaan bercampur aduk.
Perasaan marah terhadap Sasha and the genk
juga perasaan senang setelah bertemu seseorang yang telah menyihir hatinya
terperangkap.
* * * *
Malam dengan bulan yang dikelilingi oleh ribuan bintang,menemani
gemerlap malam Tania. Dengan segelas cangkir kopi telah menyempurnakan suasana
malam yang tidak bergema. Sementara diluar sana sekelompok genk Lamborghini
melakukan kebiasaan ritual malamnya. Mencarikan seorang wanita malam untuk
seseorang yag haus akan pelayanan seorang permpuan. “ada pelanggan gak?”tanya
seorang perempuan yang membutuhkan uang. “ada tuh, tapi dia nyarik yang masih
perawan . loe kan udah bolong” jawab Sasha mengejek. “ah elah gak ada yang
lain?” tanya perempuan tersebut. “unuk saat ini belum” ujar Sasha. “yaudah deh” dengan keadaan sesal perempuan
itu pergi menuju kerumunan orang yang menari sambil memegang botol miras
ditangan . Lampu kerlap-kerlip dan music DJ melengkapi suasana diskotik
tersebut.
Malam itu adalah hari anniversary Sasha dengan pacarya Maxime. Dia
melepaskan pertahanannya pada mala mini demi sang pacar yang sangat dia cintai.
* * * *
Matahari
selalu tersenyum cerah, hari ini Tania pergi kekampus seperti biasanya akan
tetapi hari ini Tania pergi dengan kaki
yang dibalut oleh perban. Itu semua karena para genk Lamborghini, Tania hanya
bisa bersabar, dia habnya bisa berdoa untuk dibukakanya pintu hati Sasha and
the genk berubah menjadi baik. Sepertinya
permohonannya mulai dikabukan. Akhir-akhir ini Sasha and the genk jarang
membully! Hanya karena mereka sering membolos. Lumayanlah buat Jasmine, dia
sedikit bergairah dengan ketidak hadiran mereka dikampus tersebut. Selalu
begitu yang terjadi jika mereka tidak hadir! Kampus akan selalu tenang dan
dami. Akan tetapi jika meraka bertepatan hadir! Kampus akan ricuh dengan ulah
mereka yang tidak habis-habisnya.
* * * *
Sudah 3
bulan berlangsung di kampus NB tersebut, sangat tidak terasa , padahal baru
saja sepertinya kemarin Tania memasuki Universitas Nusa Bangsa.
Tania
melangkah menuju perpustakaan, sangat sepi orang yang ada disana, hanya sekitar
3 atau 5 orang. Pintu terbuka dan
segerombolan genk Lamborghini masuk.! Mereka bagaikan ZOMBIE yang haus akan
darah. Semua orang berlari keluar akan kedatangan zombie! Terkecuali Tania.
“hey guys satu mangsa ita disini nih” seru Sasha kepada teman-temannya. “sergap
langsung dong Sha” ketus Natashia . “good idea” jawabnya. “loe semua pergi gak?
Atau perbuatan loe semua yang menjualkan keperawanan orang selama ini gue bongkar!” Tania berteriak sambil memberikan tatapan
sinis kepada mereka. “pelayanan loe bilang? Sini loe!” Sasha marah dan langsung
menarik rambut belakang Tania. “asal loe tahu , mereka yang sendiri yang
meminta , mereka butuh uang!” ucapnya.
“tapi loe yang nawarin kemereka, loe itu sama aja
sama germo” ketus Tania. Kemarahan Sasha mencapai puncak level HOT. Dia
menyeret Tania kekamar mandi dibantu oleh ketiga temannya. Mereka memasukkan
kepala Tania kedalam bath-up yang berisi air penuh. Diangkat kemudian dimasukkkan lagi. Tania
merasa kehilngan napas, dia sempat berfikir- apakah dia akan mati? Tapi itu terhenti disaat dia Sasha tiba-tiba
muntah . dia merasa mual. “loe kenapa Sha?” taya ketiga temannya panik. “gue
gak tau tiba-tiba aja perut gue mual dan gue pengen muntah” seru Sasha. “loe
harus berobat , ayo kita kerumah sakit” ajak Nadya. Tania merasa Sasha tidak
sakit Karen dia tadi sebelumnya baik-baik saja--- apakah mungkin Sasha????
“DIA GAK BUTUH OBAT! TAPI DIA BUTUH TEST
PACK!!!.” Suara Tania mengheningkan suasana. “apa loe bilang?
Loe bermaksud kalau gue itu hamil?” tanyanya Sasha kuatir. “kapan hari loe
terakhir haid? Tanya Tania memperjelas. “gue emang belum haid 2 bulan terakhir
ini”. Serunya. “loe pasti hamil! Siapa pelakunya?” tanya Tania. “Maxime, gue
Cuma ngelakuin itu sama dia” terang
Sasha. “loe mintak pertanggung jawaban aja sama dia”usul Tania tenang. Sasha
and the genk langsung berlari keluar. Mereka langsung pergi memberitahu Maxime.
“Sayang gue hamil!” kata-kata Sasha membuat Mxime tersedat dengan
minumannya. “gak mungkin” ucap Maxime .
“kita kan ML baru sekali” ujarnya lagi. “ loe kok bilang gitu sih? Jadi itu gak
menutup kemungkinan untuk hamil?” tanya Sasha. “ itu gak mungkin karena gue, ya
mungkin aja loe juga ML sama laki-laki lain, ya kan” ucap Maxime membela diri.
“gue gak pernah ngelakuin itu selain sama elo begok!” seru Sasha geram. “jadi
loe maunya apa?” tanya Maxime . “gue mau loe tanggung jawab!” tegas Sasha. “gak
mungkin, gue gak mau” Maxime langsung pergi meninggalkan Sasha. “kita PUTUS!”
itulah kata-kata terakhir maxime sebelum selangkah keluar tempat billiyard
tersebut . untungnya disana tidak ada orang. Hanya ada mereka!
“MAXIMEEEEEEEEEE….” Teriak Sasha menggelegar. “biadab loe,bangsat!!”
sambungnya. Rasanya dia ingin berlari membunuh Maxime tapi ditahan oleh ketiga
temannya, mereka kuatir Sasha akan bertindak diluar jangkauan akal sehatnya.
Sasha
rasanya mau gila, pikiran dan kekhawatiran akan ketahuan oleh orangtuanya
membuat dia ngin menggugurkan bayi tidak berdosa yang ada dalam rahimnya .
Dia
tidak dapat berpikir jernih, yang ada dipikirannya yaitu bagaimana caranya
menghilangkan cabang bayi yang ada diperutnya itu. Dia meminta bantuan ketiga
temannya tapi tidak satupun yang dapat menolongnya.
Jerish tidak bisa menemaninya ke dr. Aborsi
dengan alsan kedatangan tamu dari luar negeri , padahal dia sedang asyik
berduaan dengan pacarnya dirumah.
Nadia juga
tidak bisa dengan alasan ada acAra keluarga dan dia tidak dapat meniggalkan
moment tesebut.
“Natashia
loe temenin gue ya ke dr. aborsi” pinta Sasha. “aduh Sha bukannya gue gak mau
tapi gue lagi dilluar kota, sorry ya!”jawabnya. belum dijawab oleh Sasha
koneksi langsung terputus. “SHITTT!!
Beginikah mereka disaat gue butuh pertolongan? Teman macam apa loe!” teriaknya sambil membantingkan hpnya ke
lantai. Dia mengucapkan segala kata-kata
kotor! Dia menghancurkan seluruh isi
kamarnya . Dia menangis tidak henti-hentinya.
* * * *
Para
genk Lamborghini saling tertawa bersama. Tapi ada satu orang yang kurang dari
mereka. “Sasha , kemana dia?” cibir Tania dalam hati. “apa arti pertemanan
kalian semua hah? Gue ngasih apapun itu yang kalian butuhkan tapi disaat gue
punya masalah begini kalian bisa tertawa?”
teriak Tania yang datang tiba-tiba. Mereka tersenyum jahat. “loe pikir
kita selama ini sungguh-sungguh berteman sama loe? Hellowww kita juga udah muak
sama sikap loe yang selalu ngebuat kita macam pembantu! Ya anggap aja apa yang
loe kasih selama ini itu gaji untuk kita ya enggak?, hahahahh” Nadia
mengungkapkan kekesalannya . tapi biar bagaimanapun Sasha , dia sedang dalam
kesusahan tidak dapatkah mereka menolongnya?
“ayo pergi” Tania yang memiliki hati bak malaikat menarik tangannya dan pergi dari keramaian .
“sekarang loe cerita!” ucap Tania membuka percakapan. “apa? Sekarang elo juga
mau balas dendam? Udah bunuh aja gue TANIA!!!” Dia tidak tau kalau maksud Tania
itu baik. “gue cuma mau nolong elo!” seru Tania. “setelah apa yang gue perbuat
sama loe?” tanyanya dengan air mata yang telah membasahi pipinya. Tania
mengangguk. “Dia laki-laki biadab itu gak mau tanggung jawab! Dia bilang kalau
anak yang diperu gue ini bukan darah dagingnya. Gue itu gak pernah ML selain
sama dia saat anniversary kami” Ungkapnya. Dia terisak menyambungkan “gue juga
ditipu sama Jerish, Nadia, Natashia. Dan gue juga bakal buat orangtua gue marah
besar dankecewa sama gue. “sebelum semua ini terjadi loe pernah mikirin gak
akibat kedepannya?” Tanya Tania. “gue gak pernah mikirin, gue hanya merasa yang
penting gue happy.” Ujarnya. “makanya sebelum ngelakuin sesuatu itu dipikirin
dulu, udah terjadi loe baru nyesel kan? Penyesalan itu selalu datang terlambat!
Jadi loe mau ngapain itu bayi? Tanya Tania. “gue mau gugurin ini bayi, loe
bantu gue ya Tan, please Cuma loe yang mau nolongin gue” pinta Sasha
“apa? Loe
gila ya? Itutuh haram hukumnya. Loe pikir-pikir dulu deh” ketus Tania. “tekad
gue itu bulat Tan . sekarang gue minta tolong sama loe buat nyarik dokter yang
bisa ngelakuin itu” ujarnya. “gue gak bisa Sha,gue takut dosa” seru Tania. “loe jangan ngegugurin itu bayi,loe jujur aja
sama orangtua loe, dan besarin tuh bayi
pasti orang tua loe pastinya marah,awalnya! Tapi orang tua loe itubsayang sama
loe dan mungkin mereka bakal nerima itu semua pada akhirnya! Gue bakalan
mencoba bicara sama orangtua loe” tegas Tania.
Setelah
jujur orangtua Sasha pada awalnya tentu marah, dan sangat kecewa. Tapi akhirnya
mereka menerimanya karena mau tidak mau itu adalah cucu mereka. Orangtuanya
tidak tega jika mengetahui cucunya harus mati yang mana tentunya akan
membahayakan pada diri Sasha sendiri. Tidak jarang orang yang melakukan aborsi
tidak dapat bertahan hidup.
Sudah satu minggu berlalu setelah
diberitahu kepada orang tuanya.
*
* * *
Dinding-pun dapat berbicara. Kabar tentang kehamilan Sasha beredar
dikampus. Lagi-lagi direktorat ataupun rektor dikampus tidak dapat melakukan
apa-apa karena telah disuap oleh uang bapak Sasha. Bumi itu berputar! Sasha
yang dulunya sering membully dan menjudge orang sekarang dia yang dibully oleh
banyak orang. Jasmine sebenarnya sangat marah kepada Sasha akan tetapi sekarang dialah salah satu penyemanngat Sasha.
* * * *
Dua
minggu kemudian terdengar kabar bahwa Sasha telah meninggal dunia. Ternyata
Shasa yang tidak tahan akan bullyan orang-orang dikampus tidak mengurungkan
niatnya untuk melakukan aborsi. Pada
saat malam sebelum kematiannya Sasha peergi ke dr. aborsi ! Karena tubuhnya
yang lemah dia tidak berhasil dalam
melakukan aborsinya dan berujung dengan kematian.
Kedua
orang tua Sasha sangat sedih akan kehilangan anak satu-satunya yang sangat
mereka cintai,. Itulah akibat dari seseorang yang tidak dapat menahan diri dari
sebuah nafsu. Jauhilah selalu yang dapat membahayakan diri kita. Tetap bertaqwa
kepada sang pencipta dan tinggalkan seluruh larangan-Nya.
* * * *
Setelah
satu minggu kematian Sasha suasana kampus kembali tenang. Jerish, Nadia,Natashia- di drop out atas
perlakuan mereka selama ini . Tidak ada yang dapat menolong mereka lagi.
Dulunya ada Sasha dengan uang bapaknya yang triliunan , sekarang sudah tidak
ada lagi.
Sebelum
keluar mereka meminta maaf atas segala perbuatan mereka. Terutama pada Jasmine
, mereka pergi setelah melakukan salam perpisahan. Sekarang universitas Nusa
Bangsa dalamkeadaan tentram dan damai.
* * * *
Ada seseorag yang sangat ingin ditemui oleh
Tania. Tapi dia tidak pernah lagi melihatnya hingga saat pertama kali bertemu
dengannya. BRANDON!!! Sayang sekali ! seseorang yang sangat baik namun tidak
dapat lagi ditemuinya. Andai saja dia dipertemukan dengannya sekali lagi saja.
Mungkin itu akan menjadi hari yang sangat berarti baginya.
Mungkinkah dia adalah seorang malaikat penolong untuk Tania?
THE AND